Tips Pintar Memilih Harddisk External (Portabel)
Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan.
Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.
Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard.
Praktis, Ringkas
Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan?
Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya.
Apa yang Perlu Diperhatikan?
Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.
Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel.
1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.
Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.
2. Kecepatan putar drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.
3. Besar buffer atau cache
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.
4. Fitur Recovery
Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.
5. Kemampuan PnP (plug and play)
Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah. (kompas)
Tips Pintar Membeli Pemutar Lagu MP3
Di era mobile seperti saat ini, siapa sih yang tidak ingin mendengarkan musik favorit langsung di telinga? Ada banyak perangkat pemutar MP3 yang dijual di pasaran dengan harga murah, disain menarik dan tentu dengan kapasitas yang boleh diadu.Tapi jangan buru-buru memilih MP3 Player hanya karena fisiknya. Anda harus cek ‘jeroannya’ terlebih dulu. Agar tak seperti membeli kucing dalam karung, simak panduan tips membeli MP3 Player berikut ini.
Kompatibilitas dengan Komputer
Kompatibilitas dengan tipe komputer yang Anda miliki sangatlah penting, mengingat akan ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dengan perangkat itu. Penghubung MP3 Player yang sangat umum saat ini adalah USB. Jika Anda pengguna komputer dengan sistem operasi Windows, tak perlu khawatir karena semua perangkat pemutar dapat diajak bekerja sama.
Namun jika Anda pengguna Mac, Anda mempunyai dua pilihan: memilih iPod dari Apple atau perangkat USB Mass Storage Class-compliant (USB MC). USB MC memungkinkan MP3 player Anda terhubung dengan komputer tanpa harus memasang software tertentu. Selain penghubung fisik, pastikan komputer Anda juga telah memiliki software pendukung MP3 semisal Windows Media Player. Sehingga pertukaran data akan lebih mudah dilakukan.
Media Penyimpanan
Media penyimpanan dalam MP3 Player juga harus diperhatikan. Ada beberapa media penyimpanan yang biasa digunakan dalam MP3 Player. Hard Drive adalah media penyimpanan dengan kapasitas terbesar. Kapasitas yang tersedia antara 3GB hingga 100GB.
Kerugiannya, media ini tidak tahan terhadap goncangan. Kalau sudah begitu, pilih saja media Flash Drive, yang memiliki bobot lebih ringan dan tidak tergantung pada pergerakan pemakainya. Anda bisa mengajak MP3 Player Anda berlari dan bahkan untuk MP3 Player tertentu ada yang bisa dibawa ke dalam kolam renang. Sayangnya, ukuran terbesar yang mampu disediakan Flash Drive hanyalah 2GB. Namun media ini tentu lebih mahal dibanding Hard Drive.
Untuk diketahui, setiap 1 GB setidaknya mampu menyimpan 130 hingga 150 lagu, tergantung pada kualitas dan format file musik. Selain itu masih ada media lain bernama Micro Hard Drive atau biasa disebut mini hard drive karena ukurannya benar-benar kecil dengan ukuran kurang dari 2 inci, sehingga ukuran MP3 Player dengan media ini juga otomatis lebih kecil. Namun kapasitas yang mampu ditampung hanya sekitar 1GB hingga 6GB saja.
Soal harga, media satu ini lebih mahal ketimbang Hard Drive namun jauh lebih murah dibanding Flash Drive.
Baterai
Baterai yang digunakan oleh MP3 Player dengan media Hard Drive dan Mini Hard Drive sama, yaitu baterai rechargeable. Mudahnya, kalau habis baterai, perangkat tinggal dicolokkan ke listrik. Sayangnya perangkat ini sulit untuk diganti secara mandiri atau bahkan kadang Anda harus membeli yang baru jika baterai sudah tidak berfungsi lagi.
Sementara MP3 Player dengan media Flash Drive tidak memerlukan banyak tenaga, sehingga baterai yang digunakan biasanya hanya dua baterai AA atau AAA. Kekurangannya jelas. Kalau kehabisan, harus membeli baru lagi. Tapi jangan khawatir, karena kini juga sudah terdapat baterai AA atau AAA yang dapat diisi ulang.
Layar
Yang tenar saat ini adalah layar OLED. Sayangnya, layar jenis ini memboroskan baterai dan ketajaman gambar masih kurang bagus dibanding layar LCD. Layar MP3 Player dengan media Hard Drive biasanya berukuran 2,5 inci sementara layar dengan media Flash berukuran sekitar 1,5 inci.
Bagi Anda yang hanya memanfaatkan MP3 Player sekedar sebagai pemutar musik saja, Anda bisa memilih MP3 Player tanpa layar atau dengan layar selebar satu baris. Jangan bergaya dengan membeli MP3 Player dengan layar beresolusi besar karena semakin tinggi resolusi layar, semakin besar pula tenaga baterai yang dibutuhkan. Pastinya Anda tak mau kan, baterai cepat habis walau hanya untuk memutar lagu?
Cara Sederhana Mendeteksi Virus Conflicker
Sekarang ada cara mudah mendeteksi apakah komputer Anda terkena virus conflicker atau tidak? Bila Anda tidak yakin komputer yang Anda pakai aman dari conflicker, metode sederhana bisa dicoba.Buka link dibawah ini dan lihat apakah tampil gambar yang ada pada layar bagian atas dan cocokan dengan informasi yang ada di tabel bagian bawah.
www.confickerworkinggroup.org/infection_test/cfeyechart.html
Bila beberapa gambar tidak terbuka, coba buka beberapa situs perusahaan Antivirus seperti Mcafee.com, AVG.com dan lainnya. Bila situs dari perusahaan antivirus yang anda buka ternyata tidak tampil. Kemungkinan computer anda sudah terinfeksi oleh Conflicker
Flash Disk mengalami Write Protect
Pengetahuan pada artikel kali ini adalah :
- Flash Disk mengalami Write Protect Error.
- Kamu tidak dapat membuang file atau memasukan file ke dalam Flash Disk.
- Upaya melakukan format pada Flash Disk mendapatkan pesan Write Protect.
- Flash Disk terkadang mengalami hal yang sama bila digunakan oleh komputer berbeda. Dan tetap tidak dapat digunakan oleh komputer kamu, walaupun terkadang dapat bekerja pada komputer lain
Pesan ditampilkan pada Windows XP :
Pada pesan pertama, pesan muncul ketika dilakukan format
Pesan ke 2 ketika file lakukan write file atau memindahkan file ke flash disk
Pesan ke 3 adalah pesan lainnya ketika flash disk dimasukan data dari harddisk



Tip dengan CHKDSK dan Format melalui Dos Prompt:
![]()
- Masuk ke DOS Prompt Windows XP dan ketik CHKDSK /F Drive letter : (chkdsk /f v:)
- Selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba kamu buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive V: adalah DEL V:*.*
- Sekali lagi kamu coba format dengan perintah Dos Promt. Format V:
- Atau gunakan cara melalui Computer Management dan lihat volume drive V, dan kamu coba format. Bila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer
Tahap 1

Tahap 2

Tahap 3.4

Result
![]()
Flash diskmumengalami corrupt. Cara yang disebutkan di atas adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika meng-copy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.
Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi kamu mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba kamu lakukan boot pada komputer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk kamu. Bila masih mengalami hal sama, coba kamu ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya kamu masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash diskmu.
Kasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh komputer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua komputer yang ketika kamu menghubungkan Flash Disk kamu baik pada sistem Windows XP atau OS lain.
Memperbaiki Harddisk Bad Sector
Harddisk adalah media penyimpan yang sangat penting pada komputer. Sayangnya umur pemakaian yang terbatas. Kerusakan pada harddisk dapat disebabkan beberapa hal.Misalnya :
- Power supply yang tidak memadai dan merusak kontroller harddisk dan motor.
- Harddisk terjatuh dan merusak mekanik didalamnya atau minimal terjadi bad sector.
- Terlalu sering dibawa bawa tanpa pengaman membuat platter harddisk rusak karena goncangan berlebih.
- Suhu didalam harddisk yang panas membuat kondisi harddisk dalam lingkungan tidak stabil.
- Kondisi MTBF/umur harddisk, sudah tercapai dan akan rusak.
Hal yang masih dapat dilakukan untuk memperbaiki harddisk yang terkena bad sector adalah hanya kondisi dimana harddisk masih berputar, keadaan controller harddisk masih bekerja. Tetapi keadaan ini masih dibagi lagi, bila ingin mengunakan harddisk yang terkena bad sector.
Masalah penyebab bad sector adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi. Kondisi kerusakan oleh bad sector dibedakan oleh 3 keadaan.
Kondisi dimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat digunakan. Semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.
Kondisi platter yang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis. Kondisi ini dapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin dilow level.
Kondisi platter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster 0 (lokasi dimana informasi partisi harddisk disimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan harddisk diperbaiki.
Membicarakan keadaan harddisk untuk diperbaiki hanya memungkinkan perbaikan pada kondisi ke 2, dimana permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapat kerusakan ringan di beberapa tempat.
Tujuan
Upaya untuk mengunakan harddisk yang terdapat bad sector
Men-eliminasi lokasi kerusakan pada bad sector.
Tahapan 1
Sebelum melakukan tahapan selanjutnya sebaiknya mengunakan tahapan 1 untuk memastikan kondisi platter harddisk yang rusak. Untuk mengetahui hal ini harddisk harus dilakukan LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF dapat dilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama seperti generasi 486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Atau dapat mengunakan software LLF. Untuk mendapatkan software LLF dapat diambil di Site pembuat harddisk. Atau mencari utiliti file seperti hddutil.exe (dari Maxtor – MaxLLF.exe) dan wipe.exe versi 1.0c 05/02/96.
Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam harddisk serta informasi bad sector. Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada FAT 32 dari Windows Fdisk.
Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan.
Peringatan : Pemakaian LLF software akan menghapus seluruh data didalam harddisk
Tahapan 2
Proses selanjutnya adalah dengan metode try dan error. Tahapan untuk sesi ini adalah :
- Membuat partisi harddisk : Dengan program FDISK dengan 1 partisi saja, baik primary atau extended partisi. Untuk primary dapat dilakukan dengan single harddisk , tetapi bila menghendaki harddisk sebagai extended, diperlukan sebuah harddisk sebagai proses boot dan telah memiliki primary partisi (partisi untuk melakukan booting).
- Format harddisk : Dengan FORMAT C: /C. Penambahan perintah /C untuk menjalankan pilihan pemeriksaan bila terjadi bad sector. Selama proses format periksa pada persentasi berapa kerusakan harddisk. Hal ini terlihat pada gambar dibawah ini.
- Buat partisi kembali : Dengan FDISK, buang seluruh partisi didalam harddisk sebelumnya, dan buat kembali partisi sesuai catatan kerusakan yang terjadi. Asumsi pada gambar bawah adalah pembuatan partisi dengan Primary dan Extended partisi. Pada Primary partisi tidak terlihat dan hanya ditunjukan partisi extended. Pembagian pada gambar dibawah ini adalah pada drive D dan F (22MB dan 12 MB) dibuang karena terdapat bad sector. Sedangkan pada E dan G ( 758MB dan 81MB) adalah sebagai drive yang masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan.
- Untuk memastikan apa bad sector sudah terletak pada partisi harddisk yang akan dibuang, lakukan format pada seluruh letter drive dengan perintah FORMAT /C. Bila bad sector memang terdapat pada partisi yang dibuang (asumsi pada pengujian bad sector terletak pada letter drive D dan F), maka partisi tersebut dapat langsung dibuang. Tetapi bila terjadi kesalahan, misalnya kerusakan bad sector tidak didalam partisi yang akan dibuang melainkan terdapat pada partisi yang akan digunakan, anda harus mengulangi kembali proses dari awal dengan membuang partisi dimana terdapat kesalahan dalam membagi partisi yang terkena bad sector. Hal yang perlu diingat : Pembuatan partisi dilakukan dari awal ke akhir, misalnya C, D, E dan selanjutnya. Untuk membuang partisi mengunakan cara sebaliknya yaitu dari Z ke C. Kesalahan dalam membuang dan membuat partisi yang acak acakan akan mengacaukan sistem partisi harddisk.
- Proses selanjutnya adalah membuang partisi yang tidak digunakan lagi. Setelah melakukan pemeriksaan dengan program FORMAT, maka pada proses selanjutnya adalah membuang partisi yang mengandung bad sector. Pada gambar dibawah ini adalah: Tahap membuang 2 partisi dengan FDISK untuk letter drive D dan E. Untuk E dan G adalah partisi letter drive yang akan digunakan.
- Pada akhir tahapan anda dapat memeriksa kembali partisi harddisk dengan option 4 (Display partitisi) pada program FDISK, contoh pada gambar dibawah ini adalah tersisa 3 drive : C sebagai primary partisi (tidak terlihat), 2 extended partisi yang masih baik dan partisi yang mengandung bad sector telah dihapus.
- Akhir proses. Anda memiliki harddisk dengan kondisi yang telah diperbaiki karena bad sector. Letter drive dibagi atas C sebagai Primary partisi dan digunakan sebagai boot, D (758MB) dan E (81MB) adalah partisi ke 2 dan ke 3 pada extended partisi.
Ketika program FORMAT menampilkan Trying to recover allocation unit xxxxxx, artinya program sedang memeriksa kondisi dimana harddisk tersebut terjadi bad sector. Asumsi pada pengujian dibawah ini adalah dengan Harddisk Seagate 1.2 GB dengan 2 lokasi kerusakan kecil dan perkiraan angka persentasi ditunjukan oleh program FORMAT :Kondisi Display pada program Format persentasi yang dapat digunakan
- Baik 0-20% 20%
- Bad sector 21% Dibuang
- Baik 22-89% 67%
- Bad sector 91% Dibuang
- Baik 91-100% 9%
Bila anda cukup ngotot untuk memperbaiki bad sector anda, dapat juga dilakukan dengan try-error dengan mengulangi pencarian lokasi bad sector pada harddisk secara tahapan yang lebih kecil, misalnya membuat banyak partisi untuk memperkecil kemungkinan terbuangnya space pada partisi yang akan dibuang. Semakin ngotot untuk mencari kerusakan pada tempat dimana terjadi bad sector semakin baik, hanya cara ini akan memerlukan waktu lebih lama walaupun hasilnya memang cukup memuaskan dengan memperkecil lokasi dimana kerusakan harddisk terjadi.
Bila anda belum puas dengan hasil mencari bad sector, maka anda dapat mengulangi prosesur diatas. Untuk melakukan Tips ini sebaiknya sudah mengetahui prosedur dalam membuat partisi dengan program FDISK.
Yang perlu dicatat pada tip ini adalah, berhati-hati pada pemakaian program LLF. Sebaiknya mengunakan single drive untuk mengunakan program ini. Kesalahan melakukan LOW LEVEL FORMAT pada harddisk sangat fatal dan tidak dapat dikembalikin seperti kondisi semula.
Untuk harddisk yang terkena BAD SECTOR sebaiknya mengunakan harddisk yang kondisinya belum terlalu parah atau bad sector terdapat di beberapa tempat dan tidak sporadis tersebar. Kerusakan pada banyak tempat (sporadis bad sector) pada harddisk akan menyulitkan pencarian tempat dimana terjadi bad sector.
1. Technical support dan customer service
Pertama kali melihat spesifikasi paket hosting, calon klien umumnya terpaku pada angka-angka teknis seperti besarnya disk space, bandwidth, harga, fasilitas tambahan dsb. Tidak banyak calon klien yang cukup smart untuk memperhatikan faktor paling penting dalam bisnis jasa dalam bidang apapun: Customer Service. Mendapatkan customer service yang handal dan selalu siap melayani klien jauh lebih penting dari sekedar deretan angka-angka teknis.
Bagaimana mengetahui bagus tidaknya support dari sebuah penyedia layanan?
Lakukan tes sederhana dengan menghubungi customer service melalui email, chat dll sebelum anda melakukan pesanan. Pelayanan bisa dikatakan baik bila anda mendapatkan respon sesegera mungkin. Tes ini mungkin tidak bisa menjamin 100% bahwa mereka akan bagus seterusnya. Namun pelayanan yang baik dan sigap adalah permulaan yang baik.
2. Uptime
Istilah uptime secara sederhana bisa diartikan sebagai sebuah kondisi dimana mesin server beserta seluruh fungsinya berjalan dengan semestinya dan website klien bisa diakses dengan normal. Downtime adalah kebalikan dari kondisi tersebut. Dalam dunia hosting, uptime di-monitor dalam jangka waktu tertentu dan 100% adalah angka ideal yang sulit untuk dicapai. Namun sebuah layanan hosting bisa dikatakan baik bila mampu mencapai angka 99% atau lebih dalam sebulan. Sedangkan untuk klien korporat umumnya memakai patokan 99,5% atau lebih.
Penyedia layanan yang baik akan mencantumkan hasil Uptime Monitoring dari pihak ketiga yang akurasinya bisa dipercaya. Sehingga calon klien bisa melihat secara langsung performance dan kestabilan layanan yang ditawarkan.
Seberapa pun canggih dan lengkap sebuah paket hosting, tidak akan berguna bila memiliki waktu uptime yang buruk. Kami sebelumnya adalah pengguna dan pernah mengalami sendiri situasi dimana website kami down selama 3 hari nonstop dan customer service tidak bisa dihubungi alih-alih memberi solusi. Jangan sampai ini terjadi pada anda dan menyebabkan hilangnya sebuah peluang bisnis.
3. Portfolio
Perhatikan bila penyedia layanan menampilkan para klien di website mereka. Dalam dunia web hosting, klien yang tidak puas bisa dengan mudah untuk memutuskan kontrak dan pindah ke penyedia layanan yang lebih baik. Jadi jumlah klien menunjukkan seberapa besar kepercayaan dari para klien terhadap penyedia layanan. Penyedia layanan bisa diberi nilai plus bila dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar yang sudah terkenal.
4. Spesifikasi Teknis
Baca dengan seksama detail spesifikasi teknis yang ditawarkan. Fokuskan pilihan pada paket yang sesuai dengan kebutuhan, bukan pada paket super-heboh-murah-meriah, namun dalam prakteknya paket tersebut bukan untuk anda. Website tipe company profile atau brosur online umumnya memerlukan disk space tidak lebih dari 300MB, bahkan kurang. Sementara website e-commerce kelas menengah umumnya memerlukan disk space antara 300MB – 1GB.
Jadi yakinkan diri anda bahwa anda tidak memerlukan disk space 100GB plus 10000GB bandwidth untuk webite yang hanya terdiri dari 5 halaman statis.
5. Administrasi dan Policy
Penyedia layanan hosting yang baik selain handal dalam urusan teknis, juga harus memiliki fasilitas administrasi yang mudah dan efisien serta policy (aturan main) yang jelas untuk kliennya. Administrasi mencakup kemudahan pembayaran, penyediaan informasi layanan untuk masing-masing klien dan prosedur technical support yang sistematis. Sementara policy adalah ketentuan layanan yang jelas dan mudah dimengerti termasuk informasi prosedur layanan, larangan-larangan, sanksi-sanksi dsb.
Amankah Login Friendster Anda??
Bagi anda pengguna internet tentu tidak asing lagi dengan yang namanya friendster kn…,,seperti diketahui sekarang banyak pengguna internet yang berkomunikasi dengan friendster karena sifatnya yang multifungsi dlm artian dapat digunakan dengan berbagai keperluan….
Anda sering login dengan friendster namun anda harus berhati-hati dari serangan hacker karena banyak sekali hacker yang berusaha mencuri email dan password friendster anda dengan mengelabui korbannya sebagai contoh dengan email phising, fraud login friendster sehingga tanpa sadar bahwa data friendster korban telah dicuri…
Ada banyak modus yang digunakan oleh hacker,,salah satunya yang paling gencar digunakan hacker adalah dengan menggunakan email phising yaitu email yang berisi informasi seolah2 dari pihak friendster padahal itu adalah email hacker dan pada saat email dibaca korban maka akan ada sebuah link yang menuju fraud login page (halaman palsu friendster) dan saat korban membuka link tersebut maka pada saat itulah tanpa sadar korban telah masuk ke halaman login friendster palsu tadi…sehingga korban disuruh memasukkan email dan password friendsternya seolah2 itu halaman login friendster asli dan saat tombol login di klik maka secara otomatis data email dan password korban akan terkirim ke hacker namun korban tidak akan menyadarinya karena ia akan langsung dihubungkan ke website friendster setelah halaman login tersebut…
Untuk itu kepada para pengguna friendster agar setelah login pada halaman login friendster dengan alamat www.friendster.com dan hati2 dengan alamat seperti fr1endster.com adan friend5ter.com yang mirip2 domain friendster karena itu hanya web palsunya…
CARA MENGATASI VIRUS PENDEKAR BLANK DAN VIRUS BRONTOX
Jika anda menanyakan, virus pendatang baru apa yang paling banyak menyebar di bulan Januari 2007, jawabannya adalah sebuah teka-teki. Pendek, Kekar, pakai blankon. J. Tidak lain dialah virus W32/VBWorm.MPT atau yang lebih dikenal dengan nama Pendekar (pendek, kekar) Blank. Sample yang diterima oleh Vaksincom sejak awal Januari menunjukkan bahwa virus ini menyebar cukup merata dan ribuan komputer di Indonesia terinfeksi oleh virus pendek, kekar, pakai blankon alias Pendekar Blank. Mungkin terinspirasi Sinetron Indonesia yang kalau sukses langsung keluar seri ke dua, seri ke tiga dan seterusnya kelihatannya pembuat virus ini sudah bersiap-siap untuk mengeluarkan versi berikutnya karena dia mengidentifikasikan dirinya sebagai Pendekar Blank 1. Pendekar Blankon ini mengklaim dirinya sebagai Pahlawan Bertopeng dan ingin memberantas kejahatan di muka bumi, memberantas dan mengamankan komputer dari virus lokal. Padahal kejahatan di mukanya sendiri dia biarkan, terbukti dengan dirinya membuat virus dan menyusahkan pengguna komputer. (lihat gambar 1)
![]()
![]()
Gambar 1, Pesan yang diberikan oleh Pendekar Blank 1.Pesan tersebut dituangkan dalam sebuah file dengan nama (Read Me)Pendekar Blank.txt pada drive C:\. Dengan update terbaru Norman Virus Control mendeteksi virus ini sebagai VBWorm.MPT sejak awal Januari 2007. (lihat gambar 2)
Gambar2 Norman mendeteksi Pendekar Blank sebagai W32/VBWorm.MPT
Virus ini kemungkinan dibuat dengan menggunakan bahasa Visual Basic dengan ukuran sekitar 34 KB. Untuk mengelabui user ia akan menggunakan icon dengan bentuk “Folder” dengan ekst. EXE, perhatikan gambar 3 dibawah :
Gambar 3 File induk VBWorm.MPT
Untuk mempertahankan dirinya ia akan membuat beberapa file induk yang akan disebarkan di beberapa lokasi serta disembunyikan sehingga user akan kesulitan untuk menghapus file tersebut, beberapa file induk yang akan dibuat diantaranya:
- C:\(Read Me)Pendekar Blank.txt- C:\WINDOWS\system32\dllChache§ Blank.doc§ Empty.jpg§ Hole.ZIP§ Msvbvm60.dll§ Zero.txt§ Unoccupied.reg- C:\AUT0EXEC.BAT- C:\Msvbvm60.dll- C:\WINDOWS\system32§ dllchache.exe§ M5VBVM60.EXE§ rund1132.exe§ Regedit32.com§ Shell32.com
Agar file tersebut dapat dijalankan secara otomatis tanpa bantuan user, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run - Secure32 = C:\WINDOWS\system32\dllcache\Shell32.com StartUp - Secure64 = C:\WINDOWS\system32\dllcache\Regedit32.com StartUp- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run- Blank AntiViri = C:\AUT0EXEC.BAT StartUp- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon - shell = explorer.exe- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon- userinit = C:\WINDOWS\system32\userinit.exe, “C:\WINDOWS\system32\M5VBVM60.EXE StartUp”Sebagai upaya agar dirinya tetap aktif walaupun komputer booting pada mode “safe mode with command prompt” ia akan merubah string pada registri berikut:- HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot - AlternateShell = C:\AUT0EXEC.BAT StartUpHKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot - AlternateShell = C:\AUT0EXEC.BAT StartUp
Kabar baiknya, VBWorm.MPT tidak akan melakukan blok terhadap fungsi windows seperti Task Manager / Msconfig atau regedit walaupun demikian ia akan tetap mencoba untuk blok fungsi “Folder Options” dengan mengaktifkan option “Do not show hidden file and folders”, “Hide extension for known file types” dan “Hide protected operating systems file (recommended)” sehingga walaupun user berusaha untuk merubah settings pada “Folder Options” tersebut VBWorm.MPT akan mengembalikan kembali ke setting semula. VBWorm.MPT juga akan menyembunyikan folder C:\Windows\System32 dan sebagai gantinya ia akan membuat file duplikat sesuai dengan nama folder yang disembunyikan [system32.exe].
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa VBWorm.MPT dibuat dengan menggunakan bahasa Visual Basic sehingga sebenarnya relatif lebih mudah untuk menghentikannya “dengan catatan” anda berhasil merubah file msvbvm60.dll yang berada didirektori “C:\Windows\system32”, tetapi VBWorm.MPT juga cerdik agar dirinya tetap aktif ia akan menyembunyikan msvbvm60.dll dan walaupun file tersebut nantinya berhasil di ubah atau dihapus maka ia akan membuat file file msvbvm60.dll di direktori C:\ dan “C:\WINDOWS\system32\dllChache“ sebagai file backup. Rupanya pembuat virus juga belajar melakukan Back Up dirinya agar lolos dari pembasmian.
Memanipulasi ekstensi .txt dan .comHati-hati jika komputer anda terinfeksi VBWorm.MPT sebaiknya jangan sering kali menjalankan file dengan ekstensi txt atau com karena jika user menjalankan file yang mempunyai ekstensi tersebut maka secara otomatis akan mengaktikan VBWorm.MPT, dengan terlebih dahulu merubah string pada registry berikut:
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\txtfile\shell\open\command§ Default = Default= C:\WINDOWS\system32\rund1132.exe %1
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command§ Default = Default= C:\WINDOWS\system32\rund1132.exe %1
Virus yang berusaha menjadi Robin Hood tapi kebablasanVBWorm.MPT memang akan “berusaha” untuk menghalau perkembangan sejumlah virus lokal yang mencoba untuk aktif di komputer korban akan tetapi masih menyisakan beberapa aksi lain dari virus lokal tersebut yang tidak di blok oleh VBWorm.MPT sehingga virus tersebut masih aktif di komputer hal ini dibuktikan dengan masih aktifnya proses dari virus lokal tersebut di memori komputer dimana proses dari virus ini tidak dimatikan oleh VBWorm.MPT dan satu hal yang pasti tidak semua virus lokal dapat dihalau oleh VBWorm.MPT. VBWorm.MPT juga akan berusaha untuk mengembalikan beberapa [tidak semua] value dari string registry yang dibuat oleh virus lokal lain yang aktif di komputer korban inilah yang menjadi salah satu kelebihannya walaupun memang tidak semua string tersebut dapat dikembalikan tapi paling tidak ada beberapa fungsi windows yang biasa diblok oleh virus masih dapat digunakan [contohnya jika terdapat virus yang mencoba untuk blok menu Run dengan membuat string NORUN dengan value 1 maka VBWorm.MPT akan merubah value 1 dari string tersebut menjadi 0 sehingga menu run masih dapat digunakan] tetapi setelah diselidiki lebih jauh ternyata VBWorm.MPT mempunyai “niat jahat” untuk menguasai komputer tersebut, dengan mengadopsi aksi yang dilakukan oleh Moonlight atau lightmoon, VBWorm.MPT akan menyembunyikan semua folder yang ada di Disket / Flash Disk dan mencoba untuk membuat file duplikat disetiap folder sesuai dengan nama “sub folder” yang ada di Folder tersebut dengan ciri-ciri:
- Menggunakan icon “Folder”- Ukuran 34 KB- Ekstensi EXE- Type file “Application”Gambar 4 Contoh file duplikat yang dibuat VBWorm.MPT
Sebagai upaya untuk menyebarkan dirinya, VBWorm.MPT masih menggunakan Disket dan Flash Disk dengan membuat file New Folder.exe dengan icon “Folder” dan mempunyai ukuran 34 KB
Cara mengatasi VBWorm.MPT1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan2. Matikan “System Restore” selama proses pembersihan [jika anda menggunakan Windows ME/XP]3. Matikan proses virus yang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini anda dapat menggunakan tools “currprocess” kemudian matikan proses virus yang mempunyai nama : § Blank.doc§ Empty.jpg§ Hole.ZIP§ msvbvm60.dll§ Zero.txt§ Unoccupied.reg (lihat gambar 5)Gambar5 Gunakan CurrProcess untuk mematikan proses VBWorm.MPT yang aktif di memori
4. Hapus file induk yang dibuat oleh virus dengan terlebih dahulu option “Show hidden files and folders” dan menghilangkan pilihan “Hide extension for known file types” dan “Hide protected operating system files (recommended)” pada Folder Option, perhatikan gambar 6 dibawah ini:
Gambar 6 Menampilkan file yang disembunyikan
Kemudian hapus file induk berikut:
- C:\(Read Me)Pendekar Blank- C:\WINDOWS\system32\dllChache§ blank.doc§ Empty.jpg§ Hole.ZIP§ msvbvm60.dll§ Zero.txt§ Unoccupied.reg
- C:\AUT0EXEC.BAT- C:\msvbvm60.dll- C:\WINDOWS\system32§ dllchache.exe§ M5VBVM60.EXE§ rund1132.exe§ Regedit32.com§ Shell32.com
Jangan lupa untuk menghapus file duplikat yang telah dibuat oleh virus pada Disket/Flash Disk anda dengan ciri-ciri:
§ Menggunakan icon “Folder”§ Ukuran 34 KB§ Ekstensi EXE§ Type file “Application”
5. Hapus string registry yang sudah dibuat oleh virus dengan menyalin script dibawah ini pada program Notepad dan simpan dengan nama repair.inf kemudian jalanak file tersebut dengan cara:§ Klik kanan repair.inf§ Klik Iinstall
[Version]Signature=”$Chicago$”Provider=Vaksincom Blankon
[DefaultInstall]AddReg=UnhookRegKeyDelReg=del
[UnhookRegKey]HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”HKLM, SOFTWARE\Classes\txtfile\shell\open\command,,,”C:\windows\system32\NOTEPAD.exe “%1″”HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”
[del]HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Secure32HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Secure64HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Blank AntiViri HKCU, Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, shell
6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang gunakan antivirus yang sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.7. Tampilkan kembali folder C:\Windows\system32 dan folder/subfolder yang ada di Fash Disk yang telah disembunyikan dengan menulis perintah berikut pada Dos Prompt )lihat gambar 7)
§ ATTRIB –s –h System32 — > untuk menampilkan folder System32 di direktori C:\Windows§ ATTRIB –s –h /s /d — > untuk menampilkan folder/subfolder yang ada di Flash Disk
Gambar 7 Menampilkan folder yang disembunyikan VBWorm.MPT8. Aktifkan kembali “System Restore” pada Windows XP setelah semua virus dibersihkan
ANTI VIRUS GRATISAN TERBAIK
Keamanan komputer anda tentulah bukan hal yang dapat dianggap remeh. Jika saja komputer terinfeksi virus/spyware anda dapat pusing dibuatnya. Salah satu pencegahan virus paling praktis adalah dengan menginstal antivirus. Di antara program antivirus yang tersedia tidak semuanya dapat diperoleh secara gratis. Di bawah ini saya akan mencoba memberikan rating 3 anti virus gratis yang paling populer.
1. Avast Home Edition 4.7
Alasan utama kenapa antivirus ditempatkan pada nomor pertama ialah kemampuannya menangkap adware dan spyware jauh lebih baik dibandingkan kedua anti virus dibawah. Avast juga mempunyai kinerja scan yang cepat dan mampu menembus banyak hidden/archice file. Bagaimanapun jika diamati tampilan program seperti layaknya program pemutar MP3, tidak ada progess bar yang menunjukkan waktu/persentase selesai, feature terbatas (interface dan feature lebih baik tersedia pada Pro edition) juga anda harus meluangkan sedikit waktu untuk melakukan aktivasi melalui email. Semoga saja produsen antivirus memperbaikinya pada versi-versi berikutnya.
+ Perlindungan antivirus dan spyware yang dahsyat
+ Waktu scan cepat dan cukup baik membaca archive/hidden file
- Feature dan interface perlu diperbaiki
- Perlu registrasi via email untuk aktivasi
virus/worm/trojan detection: B (20)
Adware/spyware/malware detection: A (25)
Scan Progress: A (20)
Easy to use/install: C (9)
User Interface: C (6)
Feature: C (6)
Rating: 86%
2. Antivir Classic Edition 7.0
Sangat disayangkan produsen anti virus ini tidak menyertakan anti spyware untuk classic/free edition (hanya tersedia untuk versi berbayar). Sedangkan dari sisi lainnya Anti virus ini masih sangat layak dipilih, definisi virus sangat baik, interface dan feature cukup baik lengkap dengan progess bar dan scheduler yang perlu dicacat anda mungkin butuh program anti spyware lainnya untuk mengatasi kekurangan program anti virus ini.
+ Perlindungan virus/trojan terbaik diantaranya
+ Feature lumayan lengkap dan interface yang baik
- Tidak dapat mendeteksi adware/spyware
- Stabilitas active guard dan saat scan perlu diperbaiki
virus/worm/trojan detection: A (25)
Adware/spyware/malware detection: C (15)
Scan Progress: B (12)
Easy to use/install: B (12)
User Interface: A (10)
Feature: B (8)
Rating: 82%
3. AVG Free Edition 7.5
AVG mungkin antivirus paling populer dan favorit. Antivirus selalu menjadi top download berdasarkan data dari download(dot)com namun ini tidak berarti antivirus ini adalah terbaik dikelas antivirus gratisan. Kemampuan membersihkan virus program ini masih berada di bawah Avast maupun Antivir, waktu yang lamban dan kempuan menembus hidden/archive file yang rendah. Bagaimanapun tampilan dan kemudahan anti virus ini layak dipertahankan untuk tetap menjadi yang favorit.
+ No.1 paling banyak diunduh/donwload
+ Sederhana dan mudah digunakan
- Definisi virus dan spyware rendah
- Kemampuan scan menembus archice&hidden file mengecewakan
virus/worm/trojan detection: C (15)
Adware/spyware/malware detection: C (15)
Scan Progress: C (9)
Easy to use/install: A (15)
User Interface: A (10)
Feature: B (8)
Rating: 72%
Kriteria Penilaian
virus/worm/trojan detection: Kemampuan program untuk mendeteksi virus/worm/trojan (25%)
Adware/spyware/malware detection: Kemampuan program untuk mendeteksi Adware/spyware/malware (25%)
Scan Progress: Kemampuan program memindai, banyaknya jumlah file, kemampuan menembus hidden/archive file dan kecepatan pindai/scan file (15%)
Easy to use/install: Kemudahan saat diinstall, digunakan dan diupdate (15%)
User Interface: tampilan, rancang/desain tatap muka program (10%)
Feature: Kelengkapan fungsi dan dukungan yang ditawar program (10%)
range nilai Max:100(A) Avg:80(B) Min:60(C)
Meng-overclock, Siapa takut?
Kata overclock mungkin menjadi bahasa asing bagi seorang pemula yang tertarik di bidang hardware. Tetapi bagi mereka yang sudah mahir di bidang hardware, kata tersebut merupakan sebuah kata baku dan digunakan dalam kehidupan sehari hari.
Bahasa overclock disusun dari dua kata yaitu over dan clock yang artinya melakukan setup mainboard clock bagi processor maupun sebuah VGA. Kata overclock disamakan dengan membuat komputer lebih cepat.
Entah kapan dimulai para hobbiest melakukan overclock. Diperkirakan overclock sudah dimulai pada tahun 1985. Kalau tidak salah, komputer pertama yang dijual yaitu jenis PC XT dengan processor tipe Intel (8088) dan dibuat lebih cepat bekerja dengan procesor dari NEC V20. Maklum kecepatan pada computer PC XT dahulu luar biasa lambatnya. Jangankan kata sistem Linux atau Windows. Yang kita kenal saat itu hanyalah PC-DOS IBM sebagai sistem operasi sebuah computer. Sedangkan DOS hanya berbentuk disket sudah dapat dijadikan storage pada computer termasuk sistem operasi. Pada tahun itu tidak banyak orang mengenal tentang harddisk ataupun memory seperti jenis. Hardware masih sangat mahal dan sederhana. Bahkan tidak pernah terdengar kata Giga seperti sekarang ini. Memory masih dalam hitungan Kilo Byte, harddisk pertama berukuran sangat besar dengan daya tampung beberapa puluh MB
Overclock mulai dilakukan ketika processor 486 DX dan Pentium Klasik pertama. Tetapi memacu processor hanya dapat dilakukan dengan jumper pada mainboard. Misalnya Pentium 166Mhz dijumper menjadi kecepatan 200Mhz atau lebih, sedikit sekali perbedaan antara 166Mhz dan 200Mhz. Tetapi cukup lumayan untuk kecepatan di era Pentium tersebut.
Ramainya overclocker dimulai pada 1997 ketika Intel mengeluarkan processor jenis Celeron berkecepatan 300Mhz dengan jenis slot 1 dan ramai ramai dipacu menjadi 450Mhz. Saat itulah muncul para overclocker yang mulai memacu processor sampai batas terakhir.
Perusahaan Taiwan saat itu sudah menguasai dibidang hardware membuat mainboard dengan option yang dapat disetup oleh pemakai. Munculnya Abit dengan mainboard untuk setup via BIOS dan mainboard jumperless. Abit pertama mengumumkan mainboard dengan jumper minimal (jumperless) dan pemakai dapat melakukan setup pada BIOS untuk kecepatan processor. Sistem Jumperless membuat overclocker tidak perlu repot mencabut pasang jumper untuk memindahkan kecepatan processor. Melainkan disetup seperti teknologi sekarang ini melalui layar computer atau setup BIOS
Apakah sebenarnya tujuan overclock?
Tujuan utama melakukan overclock adalah memacu sebuah processor VGA dan CPU agar lebih cepat bekerja. Kata lain, kecepatan standard dirubah menjadi kecepatan diatas standard.
Tetapi saat ini dengan teknologi yang ada, memungkinkan seseorang memiliki kemudahan membuat computer dengan sistem overclock. Misalnya seseorang ingin memacu computer lebih cepat bekerja dengan processor yang lebih murah untuk menyamai computer yang memiliki processor lebih cepat dan mahal. Misalnya mengunakan processor seharga 1 juta akan memiliki kecepatan processor seharga 2 juta.
Ada juga tujuan khusus yang menjadi trend setelah pada tahun 2000 misalnya untuk aplikasi game. Dengan melakukan overclock , sebuah computer akan lebih cepat dan lebih nyaman dinikmati karena lebih cepat. Dengan overclock semua perangkat akan meningkat walaupun terkadang tidak murah
Fungsi dari overclock sekarang ini adalah tujuan paling umum bagi pengemar PC. Karena tersedianya perangkat tambahan semuanya telah tersedia, serta dukungan oleh perusahaan mainboard untuk memasukan sistem overclock pada BIOS. Dibandingkan tahun 2000, ketika itu belum banyak perangkat khusus untuk overclock. Dan terbatasnya perangkat seperti memory, mainboard dan heatsink yang tidak selengkap saat ini
Bagaimana melakukan overclock?
Melakukan overclock sebenarnya melakukan setup kecepatan clock speed dari sebuah processor. Apakah bentuknya sebagai processor , atau sebuah VPU ( VGA), ataupun clock speed dari chip-set mainboard.
Intinya, overclock adalah meningkatkan kecepatan clock speed. Misalnya VGA dengan kecepatan core 400Mhz dicoba ditingkatkan menjadi 450Mhz untuk mendapatkan tampilan gambar lebih baik. Procesor dari bus 200Mhz ditingkatkan menjadi 250Mhz agar kinerja proses rendering gambar dan aplikasi game lebih nyaman. Atau meningkatkan core chip-set untuk mendapatkan bandwidth lebih besar dari produk aslinya.
Contoh saja bila processor dengan kecepatan 1.6Ghz dengan bus 100Mhz, artinya processor bekerja pada kecepatan 16X100Mhz akan menghasilkan kecepatan processor 1600Mhz atau 1.6GHz. Dengan merubah bus FSB pada option BIOS misalnya dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer akan bekerja dengan kecepatan 2.1GHZ atau 16X133Mhz yang menghasilkan kecepatan 2.1Ghz atau 2.128Mhz. Apakah sedemikian mudah melakukan overclock. Betul, hanya dengan cara inilah computer dapat dipacu dan sedemikian mudahnya seseorang melakukan overclocking.

Berapa mahal dari biaya overclock?
Biaya overclock bisa bervariasi dari tanpa biaya sampai mampu menghabiskan uang anda. Tergantung apakah keinginan untuk melakukan kegiatan overclock. Bila anda melakukan overclock sebuah computer yang tidak terlalu tinggi, misalnya dengan mempercepat laju processor menjadi 10% atau 20% lebih cepat. Mungkin anda tidak memerlukan biaya tambahan. Perubahan hanya dilakukan pada BIOS saja.
Contoh anda mengunakan procesor 1.6Ghz, lalu memacu menjadi 2.1Ghz. Dengan heatsink standard, pada kecepatan tersebut masih diposisikan aman bagi computer dan dapat dilakukan dengan mudah.
Tetapi bila dilakukan overclock cukup tinggi, misalnya diatas 25%, umumnya akan muncul kendala yaitu processor menjadi lebih panas. Karena disain heatsink standard sebagai pendingin processor dibuat terbatas untuk kecepatan tertentu dengan putaran fan tertentu juga, membuat keterbatasan heatsink untuk meredam panas. Kendala pada kasus panas processor dapat diperbaiki dengan menganti heatsink non standard. Dengan heatsink non standard maka processor terhindar dari hang atau malfunction karena terlalu panas ketika bekerja. Atau dapat juga dibantu pada sirkulasi udara didalam untuk memperbaiki sistem pendingin didalam case computer.
Kenapa panas menjadi momok menakutkan untuk kegiatan overclock. Dengan peningkatan kecepatan, dampak akan membuat processor menjadi panas. Secara tidak langsung, semakin tinggi kecepatan processor bekerja, maka daya power juga semakin besar. Dampaknya selalu kembali pada panas yang ditimbulkan dari chip procesor
Lalu dimana tingkat kemahalan dari kegiatan overclock. Bila anda melakukan overclock pada processor saja, tanpa memperbaiki perangkat lainnya. Hal ini dapat dikatakan murah. Tetapi bila anda berkeinginan mengoptimalkan seluruh perangkat yang ada, termasuk memory, mainboard premium, VGA top-end, power supply, pendingin bahkan case yang khusus di disain untuk overclocking. Disitulah nilai mahal yang harus diberikan, karena perangkat khusus yang disediakan untuk overclock memang memiliki kelebihan tersendiri. Dengan perangkat khusus tersebut, tentu anda mengharapkan performa sebuah computer yang berbeda dari computer standard. Bahkan sebuah computer dengan tingkat hardware paling optimal memiliki nilai yang hampir sama seperti membeli sebuah PC dengan harga 2 buah PC standard
Mungkin ada pertanyaan yang timbul, mengapa overclock menjadi mahal, jika memungkinkan seseorang membeli processor lebih cepat. Pertanyaan ini dapat dijawab dengan mudah. Tujuan overclock bukan saja membuat processor menjadi lebih cepat. Satu alasan yang paling dominan adalah peningkatkan ketika memacu processor diatas batas normal. Dengan peningkatan kecepatan processor juga meningkatkan kecepatan bandwidth baik memory, tranfer data pada chip-set ke procesor serta tampilan pada VGA juga ikut meningkat.
Dengan melakukan overclock, maka akan hasil bandwidth tinggi bagi sebuah computer. Bila anda mengunakan processor berkecepatan 200Mhz dengan memory jenis PC3200, hasilnya akan berbeda bila processor di-overclock dengan 250Mhz dan menganti jenis kecepatan memory dengan PC4000 agar dapat mengimbangi kecepatan bus internal dari procesor dan chip-set.
Kenapa bandwidth diperlukan, anda dapat membayangkan sebuah jalur lalulintas tol dengan kecepatan maksimum 200KM/perjam. Artinya setiap kendaraan dapat berlalu lalang maksimum 200KM/jam. Bila ditingkatkan menjadi 250KM/jam maka kecepatan kendaraan akan lebih cepat sampai ketujuan. Anggapan bahwa data dari computer harus melewati jalur seperti jalan tol. Maka setiap data yang digambarkan sebagai kendaraan akan lebih cepat sampai ketujuan. Dan data juga dapat diproses lebih cepat karena processor yang dioverclock.
Apa yang perlu diperlukan dipikirkan ketika melakukan overclock?
Mudah untuk membuat processor agar dapat dioverclock, tetapi dampaknya cukup luas bagi hardware lain. Bila berbicara pada computer yang ada saat ini, melakukan overclock akan berdampak bagi hardware seperti sistem I/O, VGA dan lainnya.
Mengoverclock sebuah processor beberapa MHz juga akan memacu kinerja bagian lain seperti memory, PCIe, PCI dan AGP clock. Artinya bila procesor dengan kecepatan bus 100MHz dipacu menjadi 120MHz (20%), maka kecepatan clock hardware lain juga meningkat. Demikian juga kecepatan memory akan dipacu mengikuti kecepatan processor yaitu sekitar 20%.
Banyak kesalahan terjadi bagi pemula karena tidak terlalu memperhitungkan dengan kemampuan hardware yang ada. Contoh saja memacu processor dengan dengan kecepatan 100Mhz ke 133Mhz dengan memory PC2100 (DDR200). Optimalnya untuk kecepatan processor 133Mhz lebih baik mengunakan memory PC2700 (DDR333) atau diatasnya seperti PC3200 ( DDR400).
Dengan memacu overclock pada processor terdapat beberapa hal penting :
1. Processor memiliki batas kecepatan tertentu, semakin tinggi maka semakin panas dan tidak stabil. Menghadapi panas hanya dapat dihadapi dengan sistem pendingin yang baik. Menganti pendingin jenis tertentu akan menjaga keberhasilan ketika melakukan overclock.
2. Semakin tinggi multiplier sebuah processor akan semakin tidak stabil. Umumnya mereka yang ingin melakukan overclock mengambil inisiatif dengan jalan membeli processor bermultiplier rendah. Dengan multiplier rendah, maka kecepatan processor memiliki persentas lebih tinggi plus lebih murah. Misalnya anda mengunakan processor 2.4Ghz dengan multiplier 12 X 200Mhz akan mudah dipacu menjadi 3Gz dengan bus 250Mhz dann terjadi peningkatan 25%. Dibandingkan anda mengunakan processor 3GHz dengan bus 200Mhz dan multiplier 15 X 200Mhz yang mengharuskan bekerja pada 3.75Ghz dengan bus 250Mhz akan sulit untuk stabil bekerja
3. Daya power untuk processor. Kita mengenal dengan overvoltage. Dengan menambahkan voltage bagi processor akan menjaga kestabilan computer. Bila overclock dilakukan pada batas wajar, overvoltage jarang dilakukan. Tetapi pada overclock yang cukup extreme, overvoltage umumnya menjadi pilihan terakhir yang diambil. Dampaknya kembali kepada point pertama yaitu semakin panasnya processor. Mengapa overvoltage dilakukan. Semakin cepat processor bekerja, semakin besar daya atau power yang dibutuhkan. Dengan menambah supply power bagi processor dengan peningkatan voltage atau overvoltage akan memberikan power yang cukup ketika processor bekerja diatas kecepatan standard. Untuk meningkatkan daya bagi procesor, pada BIOS setup terdapat option Vcore. Angka Vcore inilah yang dimainkan agar processor menjadi lebih stabil. Tetapi dampak negatif pada overvoltage adalah panas.

Dampak pada chip-set dan kestabilan hardware lain.
Setelah membahas kendala overclock processor, kita kembali melihat dasar dari bus clock pada sistem computer. Melihat dari bagian mainboard, terdapat pembagian kecepatan yang sama agar sinkron bekerja dari tiap tiap hardware.
Melihat pembagian bus tersebut anda dapat menganalisa. Bila sebuah computer dengan kecepatan processor 100Mhz pada bus external, lalu dipacu menjadi 120Mhz. Dampaknya perhitungan clock pada device PCIe, AGP dan ISA bus juga meningkat 20% lebih cepat. Contoh saja bila sebuah VGA AGP dengan bus 66Mhz, dengan kecepatan chip-set yang dipacu 20% saja akan memaksa VGA bekerja pada kecepatan 80Mhz. Artinya akan sulit membuat VGA tetap stabil ketika memainkan game. Atau anda mengunakan harddisk jenis SATA yang sensitif terhadap perubahan, ketika melakukan overclock bisa saja menyebabkan kegagalan harddisk bekerja.
Sebelum perusahaan mainboard membuat option pengunci PCIe/AGP dan PCI, cara paling mudah adalah mencari titik aman pada clock internal. Ketika seseorang melakukan overclock, 20% mungkin malah membuat hardware tidak stabil. Tetapi meningkatkan kecepatan pada overclock 30% malah hardware berjalan normal. Titik 30% adalah titik aman yang diambil para overclock. Perhitungan titik aman tersebut berbeda beda baik pada jenis procesor yang ada.
Kendala pada peningkatan kecepatan bagi chip-set dengan overclock, saat ini bukanlah sebuah masalah. Beberapa perusahaan mainboard telah mendisain agar computer bekerja lebih stabil dengan penambahan option baru untuk pengunci dari clock hardware. Option ini berfungsi sebagai pengunci agar clock dari hardware lain tidak ikut naik mengikuti kecepatan clock processor. Ketika processor bekerja pada kecepatan non standard, maka ketiga bagian tersebut akan tetap sama bekerja seperti kecepatan standard.
Persiapan dan tahapan overclock
Overclock adalah kegiatan trial and error atau coba coba. . Tahap paling awal adalah anda harus mengetahui dimana tempat untuk melakukan reset BIOS bila computer terkunci ketika dilakukan overcloking. Bila BIOS tidak dapat melakukan boot secara normal, maka pengembalian agar mainboard dapat berkerja kembali dengan melakukan reset pada BIOS
Hal lain adalah kesabaran. Coba melakukan peningkatan kecepatan processor secara tahap demi tahap. Melakukan peningkatan secara berlebihan hanya akan mengacaukan analisa anda. Melakukan overclock dengan perlahan akan lebih mudah berhasil, dan menganalisa sesaat apakah computer sudah dapat bekerja dengan baik. Dan coba nikmati beberapa aplikasi apakah semua sudah berjalan normal sebelum meningkatkan kecepatan processor lebih tinggi lagi.
Bila terjadi kegagalan misalkan computer mengalami hang, blue screen atau gagal menjalankan aplikasi tertentu. Kembalilah menganalisa dimana letak bagian hardware yang gagal bekerja. Penyebab kegagalan terkadang sulit terditeksi, tetapi ada beberapa bagian paling umum dari hardware yang menyebabkan computer gagal bekerja ketika dilakukan overclock.
Beberapa bagian yang sering menyebabkan kegagalan karena overclock :
1. Memory umumnya paling dominan. Ketika overclock terjadi, bagian memory harus mengimbangi kecepatan processor. Mengatasinya, mengunakan memory khusus untuk overclock, atau mengunakan memory diatas spesifikasi standard. Atau mencoba menurunkan latency memory agar tidak terlalu cepat bekerja.
2. Panas yang berlebihan terjadi pada processor bila mengunakan heatsink standard. Beberapa mainboard dan processor memiliki sistem proteksi bila batas panas dari processor terlewati
3. Kekurangan daya pada processor karena mainboard atau power supply yang tidak memadai. Kejadian yang muncul adalah computer yang sedang bekerja mendadak mati dengan sendirinya atau melakukan restart atau bahkan hang.
4. Kemampuan mainboard yang tidak menunjang, atau tidak di disain untuk overclocking
5. Kemampuan perangkat hardware lain tidak mampu bekerja pada kecepatan overclock
Bagian yang paling penting pada overclock adalah memory dan power supply
Beberapa tahun lalu anda pasti pernah mengenal memory jenis SDRAM dengan kecepatan PC100, PC133 dan PC150. Saat ini perkembangan kecepatan memory DDR dibagi dengan PC2100, PC2600 dan PC3200. Dan jenis DDR2 juga dibagi lagi menjadi PC4300, PC5400 dan selanjutnya. Dan terakhir teknologi dual channel agar memory memberikan bandwidth lebih besar dengan 2 buah modul memory yang harus dipasang bersama sama.
Kita ambil contoh Pentium III dengan kecepatan 500Mhz bus 100Mhz. Untuk mengoverclock menjadi 667Mhz maka computer harus dilakukan setup dengan bus 133Mhz. Dan memory dari standard PC66/PC100 harus diganti dengan PC133 dan PC150
Bila anda mengunakan jenis Pentium 4 1.6Ghz dengan memory DDR dan bus 100Mhz maka computer cukup mengunakan PC2100. Tetapi dengan kecepatan overclock dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer idealnya mengunakan memory berkecepatan PC2700/DDR333.
Pilihan dari kecepatan memory sebenarnya bukan masalah ketika mengoverclock processor. Hanya untuk mengoptimalkan kinerja computer, diperlukan sebuah kemampuan memory juga. Bila tujuan overclock untuk memaksimalkan seluruh kinerja sebuah computer maka kecepatan memory menjadi adalah hal yang mutlak .
Sebagai contoh, mengunakan processor berkecepatan 200Mhz dengan dual channel memory untuk optimalnya memiliki kinerja pada memory dengan DDR memory berkecepatan DDR PC3200. Apakah memory berkecepatan PC2700 atau PC2100 tidak dapat digunakan. Jawabannya : tetap dapat digunakan. Beberapa mainboard saat ini sudah memasukan option multiplier atau pembagian bagi kecepatan memory dengan processor. Dengan menurunkan kecepatan multiplier memory maka computer dapat mengunakan kecepatan memory lebih rendah
Dampak menurunkan multiplier memory tentu bertentangan dengan tujuan overclock. Disatu sisi kecepatan processor meningkat, disisi lain yaitu kecepatan memory menjadi menurun. Apakah yang terjadi jika kecepatan memory diturunkan. Tentu bagian memory hanya menghasilkan bandwidth lebih rendah atau memiliki kecepatan tranfer lebih rendah karena rendahnya clock yang dikurangi. Pada sisi processor atau CPU sedang bekerja cepat, disisi memory malahan terjadi kelambatan pada tranfer data antara processor ke memory. Hasilnya tentu menjadikan performa computer sedikit lebih rendah

Pemakaian multiplier memory hanya berguna bila memory tidak sanggup bekerja terlalu tinggi ketika processor dilakukan overclock. Sebagai contoh anda mengunakan jenis DDR PC3200 jenis standard yang ada dipasaran. Dengan peningkatan kinerja processor dengan overclock, umumnya terjadi kegagalan pada memory. Karena memory tidak mampu bekerja diluar batas kecepatan standard. Pilihannya adalah menurunkan kecepatan multiplier 1 step dari kecepatan yang ada.
Sebagai contoh pada gambar dibawah ini. Dengan kecepatan processor berFSB 200Mhz maka kecepatan memory standard akan dipacu pada 200Mhz X 2 = DDR400 atau sama dengan kecepatan PC3200. Melakukan overclock processor 10% saja dari kecepatan standard processor maka dibutuhkan kecepatan memory pada kecepatan DDR440. Bila memory tidak mampu bekerja pada kecepatan DDR440, pilihannya dengan menurunkan kecepatan multiplier 1 step dibawahnya. Sehingga memory akan bekerja pada kecepatan 365Mhz atau hampir sama seperti kecepatan PC2700. Karena memory memiliki kecepatan DDR400, dengan kecepatan 365Mhz masih dapat diterima atau dibawah kecepatan standard memory.

Keinginan yang umumnya hendak dicapai oleh para gamer
Keinginan seseorang memiliki computer lebih cepat tidak lepas dari hardware pendukung yang ada. Saat ini sudah banyak memory jenis premium dipasarkan. Pilihan mengunakan memory jenis Premium memang tidak mudah. Selain lebih mahal, memory dengan performa lebih tinggi dibandingkan memory standard memiliki keistimewaan tersendiri.
Kami sempat menanyakan pada sebuah produsen memory terbesar saat ini. Mengapa dibuat memory jenis premium (untuk overclock) dan standard. Jawaban dari mereka sederhana.
Chip memory dibuat dengan beberapa model :
Pertama adalah memory standard yang banyak dijual dipasaran. Memory standard ditujukan pada end user. Umumnya chip memory standard dijual lebih murah dan dirakit kembali menjadi memory module. Atau sudah dirakit menjadi memory module dan dijual ke perusahan computer untuk digunakan pada computer branded. Jenis memory standard diproduksi masal dalam jumlah banyak sehingga biaya produksi lebih murah.
Jenis kedua adalah memory yang dijual khusus. Biasanya memory yang dijual khusus diperuntukan bagi perusahaan memory ternama. Perusahaan dengan merek memory tertentu memproduksi module memory dan diberikan label merek dari perusahaan pembuat module memory. Umumnya memory dengan merek tertentu sudah memiliki jaminan terhadap kompatibel diberbagai hardware. Jadi yang ditekankan adalah kompatible pada hardware yang ada di pasaran
Ketiga adalah memory berdasarkan pesanan untuk jenis Premium. Perusahaan pembuat memory hanya membuat memory jenis Premium yang dipesanan dari perusahaan OEM/merek perusahaan memory tertentu dalam jumlah besar. Karena dibuat berdasarkan pesanan, walaupun memilik jumlah besar tetapi tetap mahal karena memiliki kualitas. Memory Premium memang dibuat dengan biaya ebih mahal. Selain memiliki daya tahan lebih tinggi, kemampuan memory Premium tidak akan pernah didapat pada memory standard dan hampir tidak pernah dijual langsung oleh pembuat memory itu sendiri. Kriteria dari memory Premium memang lepas dari kebutuhan memory standard. Biasanya dipasarkan dengan tingkat latency rendah, atau memiliki kemampuan bekerja pada clock tinggi. Khusus bagi para gamer, lebih memilih memory jenis premium. Jenis memory premium umumnya memiliki ketahanan lebih tinggi.
Manfaat ganda juga didapat dengan memory premium. Saat ini ada 2 pilihan antara memory premium ber-latency rendah dengan ketahanan clock standard dan memory premium yang mampu bertahan pada kecepatan clock tinggi tetapi berlatency tinggi.
Untuk mengunakan memory dengan kemampuan clock tinggi, lebih ideal digunakan pada overclock. Tetapi memiliki kelemahan dengan latency tinggi misalnya dinamai dengan PC4400 berlatency 2.5-3-3-6, sehingga computer terlihat kurang responsif. Tetapi pada memory yang memang lebih mampu bertahan pada clock tinggi dan mampu menerima voltage diatas standard (kami sebut VDIMM). Pilihan ini memang harus diambil, karena hanya jenis memory khusus inilah yang mampu mengimbangi kebutuhan tranfer data antara memory dengan processor.
Kebalikannya adalah memory premium ber-latency rendah. Memory jenis ini memiliki fungsi ganda. Bila menginginkan sebuah computer dengan overclok tidak terlalu tinggi disarankan tetap mengunakan memory ber-latency rendah misalnya 2-2-2-6. Computer terlihat lebih responsif, karena memory begitu cepat bekerja dibandingkan memory dengan clock tinggi dan memiliki latency tinggi. Disamping efek respon yang baik pada memory ber-latency rendah, pemakaian overclock masih dimungkinkan asalkan tidak melebihi batas dari kemampuan maksimum memory. Dengan memainkan latency lebih tinggi pada memory ber-latency rendah, masih memungkinkan memory bekerja pada clock yang lebih besar. Misalnya PC3200 dengan latency 2-2-2-5 pada kecepatan 200Mhz, masih mampu bekerja pada 250Mhz dengan latency 3-3-3-6. Pilihannya terletak pada sipemakai, apakah membutuhkan ketahanan memory pada tingkat clock tinggi atau ingin mempertahankan kemampuan memory agar lebih responsif bekerja.
Memilih kecepatan memory yang mana, latency atau speed memory
Ada 2 cara memilih memory untuk overclock. Tetapi sebelum memulai memilih kita melihat dulu memory standard yang dijual dipasaran
Memory standard dari berbagai merek tetapi bukan kelas premium, umumnya bisa saja digunakan untuk overclock. Tetapi untuk optimal kinerja computer ketika dioverclock, jangan pernah mengunakan memory kelas standard. Jawabannya, karena kecepatan memory standard adalah standard. Bila processor dipacu sedikit lebih tinggi, kondisi memory akan tidak stabil. Bahkan hanya meningkatkan kinerja processor 10Mhz saja akan sulit. Kecuali anda memang tidak mengoptimalkan kinerja hardware yang ada. Pilihan memory standard dapat dilakukan
Pilihan paling penting pada kelas memory premium. Sebagai contoh, anda mungkin pernah melihat memory DDR dengan tulisan PC3200 dan non standard seperti PC3500, PC4000 dan seterusnya. Lalu dimana perbedaan memory premium tersebut, mengapa begitu banyak pilihan yang ada. Kembali kebutuhan anda, bila melakukan overclock anda sebaiknya mengunakan memory non standard. Untuk standard JEDEC pada DDR1 adalah PC2100, PC2700 dan PC3200. Diluar itu adalah memory non standard. Untuk kelas premium memory PC3200 umumnya memiliki tingkat latency rendah. Semakin rendah semakin mahal. Mengapa dibutuhkan memory dengan latency rendah dan apa manfaat dari latency rendah. Karena timing lebih rendah, maka respon memory dalam mentranfer data juga lebih cepat. Akibatnya memory jenis ini sangat nyaman digunakan, misalnya Windows menjadi lebih responsif dan cepat.
Posisi memory non standard kelas premium seperti PC3500 dan diatasnya, umumnya memiliki latency lebih besar dibandingkan memory berkecepatan standard PC3200 premium. Mengapa memory non standard lebih umumnya memiliki latency lebih tinggi. Karena dengan melakukan overclock, kecepatan memory dengan latency tinggi lebih stabil. Sedangkan memory standard PC3200 kelas premium akan lebih sensitif walaupun kita sudah melakukan setup pada BIOS untuk memory dan menurunkan seperti memory berlatency tinggi.
Untuk mudahnya, kita dapat menghitung berapa besar overclock yang akan dilakukan dan memilih memory yang kita inginkan. Sebagai contoh anda mengunakan procesor dengan internal bus berkecepatan 200Mhz, maka pilihan adalah DDR400 atau PC3200. Bila anda mengunakan memory untuk overclock diatas 250MHz, sebaiknya mengunakan memory kelas PC4000 atau lebih tinggi. Karena kecepatan 250MHz mengharuskan kinerja memory pada kecepatan 500MHz atau hampir setara dengan PC4000.
Kenyamanan overclock dengan power supply bermutu (kelas premium)
Terakhir adalah kemampuan dari power supply. Power supply premium memiliki tingkat efisiensi tinggi serta proteksi baik sebagai fungsinya sebagai power supply maupun keamanan bagi perangkat computer.
Power supply premium memiliki beberapa fitur seperti overvoltage, overload, short protection dan sebagainya. Sistem proteksi pada output voltage sangat penting. Ketika power supply mengalami kelebihan beban, umumnya voltage output akan meningkat. Pada posisi membahayakan, maka power supply akan mematikan dirinya agar menjaga perangkat yang ada tidak mengalami overvoltage.
Sistem proteksi ini dibutuhkan bagi para overclock agar harta didalam computer aman. Bila anda pernah menemukan sebuah mainboard dan procesor terbakar karena power supply terus saja memberikan supply daya ke computer. Itu adalah salah satu dampak dari kelemahan sistem power yang digunakan.
Hal tersebut mungkin jarang terjadi pada pemakaian power supply kelas premium. Tentunya akan konyol bila seseorang mengunakan power supply standard seharga 300 ribu, tetapi dipasangkan pada seperangkat hardware yang harganya diatas 10 juta rupiah.
Tetapi bagian terpenting adalah tingkat power efisiensi dari power supply. Pada power supply dikenal dengan power efficiency / efisiensi power (power factor) sebagai perbandingan input dan output. Input adalah daya yang dibutuhkan oleh power supply dari sumber listrik, sedangkan output adalah daya DC yang dikeluarkan oleh power supply dari beban sebuah computer.
Apakah arti dari power effisien itu. power effisien adalah perbandingan antara pemakaian input dengan hasil output yang dihasilkan. Bila sebuah power supply memiliki power ratio 50%, artinya 50% power output dihasilkan dari 100% input. Sebagai contoh, sebuah power supply dengan daya 300W dengan ratio 50% maka maksimum output yang dihasilkan adalah 150W.
Saat ini sudah banyak produsen power supply jenis premium. Power supply jenis premium umumnya memiliki tingkat power effisien sampai 65-85%. Artinya daya yang dikeluarkan lebih efisien dibandingkan sebuah power supply standard. Dengan label 400W dan power efisien 75%, artinya output power yang dapat diberikan ke perangkat hardware mencapai tingkat maksimal 300W DC dengan kebutuhan daya listrik 400W AC. Dengan melakukan overcloking baik VGA maupun Processor, kebutuhan daya akan meningkat. Ada baiknya anda melihat kembali berapa kemampuan power supply terhadap beban hardware. Menyediakan power supply standard dan tingkat power effisien rendah hanya akan memboroskan daya listrik dan mengacaukan analisa anda ketika melakukan overclock
Dengan artikel di atas, diharapkan kamu sudah mengenal lebih jauh tentang hardware khususnya untuk pemakaian overclocking. Diharapkan juga kamu tidak menganggap bahwa overclock adalah sebuah kegiatan gila yang beresiko. Siapapun dapat membuat sebuah computer lebih cepat dari standard. Overclock bukanlah kegiatan untuk merusak hardware, tetapi hanya meningkatkan performa computer agar bekerja lebih baik.
Overclock tidak hanya bertujuan untuk membeli processor murah untuk menghasilkan kecepatan yang sama dengan processor yang lebih cepat dan mahal. Tetapi memaksimalkan perangkat seluruh harware yang ada, untuk bekerja semaksimal mungkin. Dampaknya, sebuah computer impian anda yang lebih nyaman, lebih cepat, dan lebih responsif agar dapat dinikmati.
ANALISA LENGKAP VIRUS WINDX-MATROX
PERHATIAN PENTING! Karena virus ini dikenal dapat mematikan antivirus, termasuk PCMAV 1.6, setelah diupdate dengan Build3 silakan Anda rename (ubah nama) terlebih dahulu nama folder PCMAV dan file PCMAV-CLN.EXE sebelum dijalankan dengan nama lain asalkan tidak mengandung kalimat PCMAV.
Pengantar Redaksi: Virus Windx-Matrox generasi terbaru ini cukup banyak dilaporkan oleh pembaca PC Media dan menyebar luas di Indonesia. Virus ini secara teknis cukup menarik dan memiliki tantangan tersendiri dalam menganalisanya karena membawa beberapa teknik baru yang termasuk kompleks. Cara penginfeksian file pun dilakukan secara cerdik dan menggunakan teknik enkripsi. Kuat dugaan hal ini dilakukan oleh pembuatnya agar heuristik PCMAV gagal mendeteksi kehadiran virus ini di file yang terinfeksi.
Sepengetahuan kami, sampai tulisan ini dibuat, tidak ada satupun antivirus di dunia yang mampu mengatasi virus ini secara tuntas, termasuk memulihkan file executable yang terinfeksi. Justru antivirus yang ada saat ini malah menghapus file Anda yang telah terinfeksi Windx-Maxtrox.
7 langkah pembersihan manual yang digembar-gemborkan ke beberapa media massa di Indonesia kami nilai tidak banyak membantu mengatasi virus ini secara tuntas. Sayangnya lagi, niat baik pihak tersebut dalam menginformasikan virus ini ke media massa tidak diimbangi oleh kemampuan teknis yang baik dan memadai dalam men-disassembly dan mendekrip virus ini secara menyeluruh. Akibatnya, beberapa informasi untuk membersihkan virus ini malah berakibat fatal yang akan menyebabkan file yang terinfeksi justru terhapus, bukan dipulihkan.
Untuk itulah, PC Media mengeluarkan PCMAV 1.6 Update Build3 yang telah dilengkapi engine cleaner khusus untuk mengatasi virus Windx-Matrox secara tuntas sampai ke “akar-akarnya” serta mampu memulihkan file yang terinfeksi, walau dienkrip, hingga kembali utuh 100%! Jangan ambil risiko, gunakan hanya PCMAV 1.6 Build3 (atau yang terbaru) untuk mengatasi virus ini secara tuntas. Di PCMAV 1.7 nanti engine cleaner khusus ini juga telah tersedia. Selain itu, artikel ini juga dilengkapi hasil analisa lengkap virus Windx-Maxtrox untuk meluruskan beberapa kekeliruan dari analisa virus ini yang sempat beredar di media massa, baik cetak maupun online. Selamat mengikuti…
Update Build3 hadir dengan penambahan 15 pengenal varian virus baru. Bagi Anda pengguna PCMAV 1.6 sangat disarankan segera melakukan update, agar PCMAV Anda dapat mengenali dan membasmi virus lebih banyak lagi. Jadi, total virus yang dapat dikenali hingga Build3 kali ini adalah sebanyak 38 virus.
Untuk mendapatkan dan menggunakan update PCMAV ini, pastikan terlebih dahulu PCMAV RealTime Protector tidak sedang aktif. Jika iya, Anda harus menutup aplikasi tersebut terlebih dahulu. Lalu Anda cukup menjalankan PCMAV Cleaner (PCMAV-CLN.exe), tentunya komputer harus dalam keadaan aktif terhubung ke Internet (non-proxy). Fitur GetUpdates dari PCMAV secara otomatis akan memberikan alamat internet yang aktif di mana Anda bisa men-download file update tersebut. Letakkan file hasil download tersebut (PCMAV.vdb) ke dalam folder di mana PCMAV berada. Jika sebelumnya telah terdapat file update yang lama, Anda cukup menimpanya. Dan nanti saat Anda kembali menjalankan PCMAV, ia sudah dalam keadaan kondisi ter-update.
Namun bagi Anda yang ingin mendapatkan file update tersebut secara manual, Anda bisa men-download file-nya melalui beberapa alamat ini: SendSpace.com, Badongo.com (mirror), atau UploadMB.com (mirror).
Virus Windx-Maxtrox:
Maxtrox yang dimaksudkan oleh pembuat virus ini adalah Maximum Troxer. String tersebut tertera pada tubuh virus.
Project virus ini menggunakan form yang ia namakan MSystem, dalam form tersebut terdapat beberapa komponen seperti PictureBox, Label, dan lainnya. Selain form, tentunya terdapat juga module di dalamnya. Ia di-compile dengan metode P-code.
Virus lokal ini diduga kuat berasal dari daerah Sulawesi Utara seperti varian sebelumnya. Apalagi ini didukung dengan terdapatnya string pengenal pada tubuhnya yakni “UNKLAB” yang diduga menunjuk salah satu perguruan tinggi di sana.
Virus ini tidak menggunakan icon, tapi dia memiliki kemampuan untuk mendapatkan icon dari program yang diinfeksinya.
Pada saat menginfeksi, virus ini akan menanamkan file induknya pada folder \Windows\System32 dengan nama CommandPrompt.Sysm, Desktop.sysm dan Windows 3D.scr. Dengan sebelumnya, ia telah membuat atau me-register extension baru yakni .MSD dan .SYSM yang akan berjalan sebagai mana layaknya file .EXE.
Ia juga menciptakan file induk untuk dijalankan agar aktif di memory, yang disimpannya pada “C:\Documents and Settings\%username%\Application Data\Microsoft” atau “C:\Documents and Settings\%username%\My Network Places\Network Connections\“, dengan menggunakan nama berbeda-beda, yang diambil dari kombinasi string berikut: ux, vc, sc, ds, cs, iz, am, d, n, a, w, h, n, .exe, g.exe, w.exe, a.exe, v.exe, p.exe, t.exe.
Untuk dapat aktif otomatis, ia menciptakan registry di “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\” dengan nama VisualStyle.
Dia menggunakan teknik enkripsi untuk melindungi string-string di dalamnya. Teknik enkripsi yang digunakan yakni Caesar Cipher, dengan menambahkan atau maju satu karakter.
Dia menciptakan sebuah file maxtrox.txt pada direktori System32 yang hanya berisi string “UNKLAB”.
Jika ketentuan ini memenuhi syarat “if (Month(Now) Mod 4) = 0) and (Day(Now) < 7) then” (Setiap tanggal 1-6 di bulan April, Agustus dan Desember) maka, dia akan melakukan beberapa hal sebagai berikut:
- Mengubah wallpaper desktop menjadi gambar Maxtrox, di bagian atas terdapat tanggal hari itu, dan di bagian bawah terdapat tulisan “Hello %username%! If you have seen me, you are same as a fool guy!”. %username% merupakan username yang sedang aktif saat itu.
- Memeriksa komputer tersebut, jika user menjalankan Antivirus, maka akan ia terminate, dan tulisan di wallpaper berubah menjadi “Antivirus detected! Sorry, now it isn’t running anymore!“. Atau jika user menjalankan PCMAV, akan ada tulisan seperti ini “you try to kill me with PCMAV? Try with your ultime version!”. Virus ini memang diketahui memiliki database yang menyimpan string-string beberapa produk antivirus, dan string tersebut juga dalam keadaan ter-enkripsi. Antara lain: mcafee, norton, virusscan, pcmav, spyware, norman, caspersky, chaspersky, symantec, antivirus, scanvirus, esafe, avast, inoculan, f-secure, virus utilities, iris anti, kaspersky, dr. Solomon, netshield, groupshield, thunderbyte, panda antivirus, global virus, vi-spy, sophos anti, interscan, viruswall, webprotect, officescan, scanmail, serverprotect, pc-cillin.
- Mengubah wallpaper folder System32, yakni dengan menggunakan gambar yang sama, seperti yang ia ubah untuk wallpaper desktop, dengan tulisan “It’s a pleasure to meet you, %username%. Oh, nice vacation place.”. Dan di sudut pojok kanan terdapat tulisan, “Maximum Troxer”.
- Virus ini juga menulis registry untuk autorun pada safe-mode, di:
HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\AlterneShell
HKLM\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlterneShell
HKLM\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\AlterneShell
- Ia juga melakukan pemeriksaan secara terus menerus, apabila ditemukan window dengan caption “Windows Task Manager” juga akan ia terminate.
Infeksi file .EXE:
Virus ini akan mencoba menginfeksi file-file executable yang ada pada folder Program Files dengan menginfeksikannya secara cerdik:
Saat menginfeksi, ia akan terlebih dahulu memastikan apakah file target adalah merupakan file executable, caranya dengan membaca 2 byte pertama dari file target. File executable yang valid, pada 2 byte pertama adalah “MZ” (0×4D5A).
Selanjutnya ia akan membaca seluruh tubuh dari file target untuk memeriksa signature nya sendiri, “0xA0 0xA0 0xA0 0×00 0xA0 0×00 0xA0 0xA0 0xA0″ (hexa), untuk memastikan apakah file tersebut telah terinfeksi atau belum.
Lalu ia akan mempersiapkan buffer baru untuk menginjeksi virus ke dalam file target. Pada buffer tersebut, ia akan meletakan tubuhnya di awal, dan cerdiknya ia juga mengambil bagian resource yang terdiri dari icon dan version information dari file target. Jadi file terinfeksi pun akan memiliki icon dan version information yang sama dengan file aslinya. Jadi, urutan bagan file tersebut menjadi: file virus, resource file target, signature virus, isi file target.
Di bagian isi file target pun tidak ia tempelkan begitu saja, karena bagian header-nya juga telah ia ubah sebelumnya, yakni meng-overwrite 2 byte pertama dari 0×4D5A menjadi 0xA0A0. Dan mulai dari offset 0×2 hingga 0×97, ia enkripsi setiap byte-nya menggunakan Caesar Cipher dengan penambahan 2. Ini dilakukan untuk menghindari pendeteksian heuristik PCMAV.
Saat file terinfeksi dijalankan, ia terlebih dahulu akan meng-extract file yang diinfeksikannya dari dalam tubuhnya pada direktori yang sama, nama file nya sedikit dibedakan dengan nama file aslinya, karena antara nama file dan extension bukan dipisah oleh titik namun spasi, misalkan dari “wmplayer.exe” menjadi “wmplayer exe”. Lalu, file hasil extract nya tersebut yang akan dijalankan.
SUBNETING
Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
|
|
|---|
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
- Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
- Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
- Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
|
Subnet
|
192.168.1.0
|
192.168.1.64
|
192.168.1.128
|
192.168.1.192
|
|
Host Pertama
|
192.168.1.1
|
192.168.1.65
|
192.168.1.129
|
192.168.1.193
|
|
Host Terakhir
|
192.168.1.62
|
192.168.1.126
|
192.168.1.190
|
192.168.1.254
|
|
Broadcast
|
192.168.1.63
|
192.168.1.127
|
192.168.1.191
|
192.168.1.255
|
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
| Subnet Mask | Nilai CIDR |
| 255.255.255.128 | /25 |
| 255.255.255.192 | /26 |
| 255.255.255.224 | /27 |
| 255.255.255.240 | /28 |
| 255.255.255.248 | /29 |
| 255.255.255.252 | /30 |
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
|
|
|---|
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
- Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
- Alamat host dan broadcast yang valid?
|
Subnet |
172.16.0.0
|
172.16.64.0
|
172.16.128.0
|
172.16.192.0
|
|
Host Pertama
|
172.16.0.1
|
172.16.64.1
|
172.16.128.1
|
172.16.192.1
|
|
Host Terakhir
|
172.16.63.254
|
172.16.127.254
|
172.16.191.254
|
172.16.255.254
|
|
Broadcast
|
172.16.63.255
|
172.16.127.255
|
172.16.191.255
|
172.16..255.255
|
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
- Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
- Alamat host dan broadcast yang valid?
|
Subnet |
172.16.0.0 | 172.16.0.128 | 172.16.1.0 | … | 172.16.255.128 |
| Host Pertama | 172.16.0.1 | 172.16.0.129 | 172.16.1.1 | … | 172.16.255.129 |
| Host Terakhir | 172.16.0.126 | 172.16.0.254 | 172.16.1.126 | … | 172.16.255.254 |
| Broadcast | 172.16.0.127 | 172.16.0.255 | 172.16.1.127 | … | 172.16.255.255 |
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ![]()
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
- Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
- Alamat host dan broadcast yang valid?
|
Subnet |
10.0.0.0 | 10.1.0.0 | … | 10.254.0.0 | 10.255.0.0 |
| Host Pertama | 10.0.0.1 | 10.1.0.1 | … | 10.254.0.1 | 10.255.0.1 |
| Host Terakhir | 10.0.255.254 | 10.1.255.254 | … | 10.254.255.254 | 10.255.255.254 |
| Broadcast | 10.0.255.255 | 10.1.255.255 | … | 10.254.255.255 | 10.255.255.255 |
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ![]()
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2

